Imunitas Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yang Diberikan Vaksin Streptococcus agalactiae Melalui Pakan

M Bangkit Ikhwan Nur Fadli, Syahrizal Syahrizal, Muarofah Ghofur

Abstract


Ikan Nila merupakan jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan merupakan komoditas penting dalam bisnis ikan air tawar dunia. Budidaya ikan Nila dilakukan dengan berbagai cara, baik di karamba maupun di kolam-kolam dengan luasan yang terbatas. Hal ini menyebabkan terjadi serangan pathogen. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan pencegahan dengan cara membuat kekebalan spesifik pada ikan melalui pemberian vaksin. Diharapkan setelah dilakukan vaksinasi maka Ikan Nila dengan sendirinya akan resisten terhadap jenis penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons imun benih Ikan Nila terhadap Vaksin Streptococcus agalctiae melalui pakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dimana menggunakan 3 (tiga) perlakuan dan 2 (dua) ulangan secara linear, P1 : Menggunakan vaksin Strepto-vac pada benih umur 3-5 minggu, P2 : Menggunakan vaksin Strepto-vac pada benih umur 6-8 minggu, P3 : Menggunakan vaksin Strepto-vac pada benih umur 9-11 minggu

Full Text:

PDF

References


Badare, A. I. 2001. Pengaruh Pemberian Beberapa Makroalga Terhadap Pertumbuhan dan Kelulus hidupan Juvenil Abalone (Holiotis spp) Yang Dipelihara Dalam Kurungan Terapung. Program Studi Budidaya Perairan . Fakultas Pertanian Universitas cendana Kupang.

Bastiawan, D; A. Wahid; M. Alifudin, dan I. Agustiawan. 2001. Gambaran Darah Lele dumbo (Clarias spp.) yang Diinfeksi Cendawan Aphanomyces sp pada pH yang Berbeda. Jurnal penelitian Indonesia 7(3): 44-47

BSN (Badan Standar Nasional). 2009. Produksi Ikan Nila (Oreochromis niloticus Bleeker). Kelas Benih Sebar. BSN (Badan Standar Nasional). SNI 7550:2009. 12 hlm.

Dwinanti SH, Sukenda, Yuhana M, Lusiastuti AM., 2014.Toksisitas dan Imunogenisitas Produk Ekstraseluler Streptococcus agalactiae Tipe Non-Hemolitik Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus).Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) :105-116

Evans JJ et al. 2008. Genomic diversity of Streptoccocus agalactiae isolates from multiple hosts and theirinfectivity in nile tilapia. Proceedings of the 8th International Symposium on Tilapia in Aquaculture. Cairo, Egypt 12-14 Oktober 2008. Volume 2: hlm 11991209.

Hardi EH. 2011. Kandidat Vaksin Potensial Streptococcus agalactiae untuk Pencegahan Penyakit Streptococcosis Pada Ikan Nila Oreochromis niloticus [disertasi]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor

Hardi EH. 2011. Toksisitas Produk Ekstrasellular (ECP) Streptococcus agalactiae pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) [disertasi]. Jurnal Natur Indonesia 13(3), Juni 2011: 187-199

Irianto Agus.2005. Patologi Ikan Teleostei . Gadjah Mada University Press.Yogyakarta

Jawetz, E.J. melnick, et al.2005.Jakarta: EGC Jawetz, melnick &Adelberg Mikrobiologi Kedokteran.

Khairuman dan Amri.2002. Budidaya Ikan Gurame secara Intensif. Agro media pustaka. Bogor.

Malole, M.B. 2006. Biosekuriti Penting, Karena Vaksinasi Tidak Selalu Berhasil. Majalah Poultry Indonesia. September 2006.

Effendie, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama, Yogyakarta

Matofani AS, Hastuti S, basuki f.2013. Profil darah ikan nila kunti (oreochromis niloticus) yang diinjeksi streptococcus agalactiae dengan kepadatan berbeda. Journal of Managemen t and Technology Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013, Halaman 64- 72.

Nugroho A, Arini E, Elfitasari T. 2013. Pengaruh Kepadatan Yang Berbeda Terhadap Kelulushidupan Dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Pada Sistem Resirkulasi Dengan Filter Arang. Journal of Aquaculture Management and Technology Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 94-100

Nuryati,S dkk, 2010, “Pengembangan vaksin DNA penyandi glikcoprotein virus KHV (Koi Herpesvirus) menggunakan isolate local, tesis, Bogor.

Noerkhaerin,A.P, 2010, “Kajian Probioti, Prebiotik dan SInbiotik Untuk meningkatkan kerja pertumbuhan Ikan Nila†Tesis, Bogor.

Rehulina, R.T, 2012, “Sistematika,anatomi,fisiologi dan morfologi Ikan Nila

http://ranifiskimper.blogspot.com/2012/05/rani-tarigan.html

Supriyadi, H.; Taukhiddan G. Moekti. 1997. Sistim Kekebalan (Imunitas) pada Ikan

Taukhid, dkk,2014 “ Aplikasi Vaksin Streptococcus agalictiae Untuk Pencegahan Penyakit Streptococcus Pada Budidaya Ikan Nila

Taukhid dan U Purwaningsih. 2011. Penapisan isolat bakteri Streptococcus spp. sebagai kandidat antigen dalam pembuatan vaksin, serta efikasinya untuk pencegahan penyakit streptococciasis pada ikan nila, Oreochromis niloticus. Jurnal Riset Akuakultur Volume 6 Nomor 1, hal 103-118.

Utami, D.T., dkk, 2013 “ Gambaran Parameter Hematologis Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yang Diberi Vaksin DNA Streptococcus iniae Dengan Dosis Yang Berbeda, Sukabumi

Wijayani, C “Streptococcus agalactiae†Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/akuakultur.v7i2.132

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Published by Aquaculture Program Study, Faculty of Agriculture, Batanghari University
Adress: Fakultas Pertanian, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: akuakulturfpubr@gmail.com, Phone: 0741-60103


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.